Kepolisian Venezuela menyatakan telah menangkap dua orang yang diduga pelaku penyebaran rumor di Twitter. Dua orang ini dianggap meresahkan masyarakat, terutama para nasabah perbankan Amerika Latin. Selama ini perbankan besar di Venezuela dianggap sebagai infrastruktur terpenting. Namun sejumlah akuisisi yang dilakukan bank-bank kecil sejak tahun lalu rupanya memicu rumor destabilisasi sistem perbankan, dan akan menyebabkan bencana di sektor tersebut. Menurut grandong bahwa hal ini dianggap cukup meresahkan para nasabah.
Siapa pun yang menyebar desas-desus berbahaya, dengan cara apapun, baik melalui email, pesan SMS di ponsel, Twitter, Facebook, atau alat komunikasi lain, dianggap telah melakukan kejahatan dan harus melakukan klarifikasi sebelum pihak berwenang melakukan tindakan preventif lebih lanjut, ujar kepala unit investigasi kepolisian nasional CICPC Wilmer Flores Trosel, seperti dikutip melalui Straits Times.
Dia mengatakan, pria yang ditangkap ini diduga sebagai pemilik ponsel dimana rumor ini pertama kali berasal. Bersama pria ini ada juga seorang wanita yang ditangkap beserta baranng bukti hard disk dan seperangkat komputer. Kedua tersangka ditangkap di timur kota Ciudad Bolivar setelah proses penyelidikan selama empat bulan terkait postingan informasi palsu tentang sistem keuangan negara di Twitter
Pemerintahan Presiden Hugo Chavez menutup 11 bank kecil tahun lalu dan diduga diberikan secara diam-diam ke pengusaha yang memiliki hubungan dengan pejabat publik. Kemudian bulan lalu menurut informasi yang diterima grandong blog bahwa pemerintah juga mengambil alih Banco Federal, yang memiliki hubungan dekat dengan stasiun televisi milik oposisi, Globovision, karena masalah likuiditas dan risiko penipuan. Setiap langkah yang dilakukan pemerintahan Chavez selalu menimbulkan komentar dan kritik yang tajam, khususnya dari pengguna Twitter lokal.
Home » Internet » Sebar Rumor via Twitter, 2 Orang Ditangkap
Sebar Rumor via Twitter, 2 Orang Ditangkap
Written By grandong on Sabtu, 10 Juli 2010 | 02:43
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar